Desa Cantik Jagara
IDSU

Profil Desa Jagara

Identitas, sejarah, dan arah pembangunan Desa Jagara.

Sejarah

Desa Jagara merupakan salah satu desa yang berada di kawasan sekitar Waduk Darma, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan. Berdasarkan sejarah yang berkembang di masyarakat, wilayah ini pada awalnya bernama Desa Babakan, yang kini menjadi Kampung Babakan, RT 10 RW 03, Dusun Puhun. Pada masa pemerintahan Prabu Geusan Ulun sebagai Kepala Pemerintahan Kabupaten Kuningan, Desa Babakan berganti nama menjadi Desa Jagara. Bersamaan dengan perubahan nama tersebut, pusat pemerintahan desa dipindahkan ke Blok Jagara Tonggoh yang kini dikenal sebagai Kampung Jatikaler, RT 04 RW 01, Dusun Manis. Sejarah Desa Jagara tidak terlepas dari awal pembangunan bendungan sederhana (dam) yang menjadi cikal bakal kawasan Waduk Darma. Pembangunan bendungan tersebut dipimpin oleh Syeh Dalem bersama sebelas tokoh lainnya, yaitu Syeh Pangeran Jangka, Syeh Pangeran Baraja Barong, Syeh Pangeran Darajat, Syeh Pangeran Damarwulan, Syeh Pangeran Haji Irengan, Syeh Pangeran Karibbuloh, Syeh Pangeran Saapujagat, Syeh Pangeran Jaga Raksa, Syeh Pangeran Gencay, Syeh Pangeran Aria Saringsingan, dan Syeh Pangeran Tambak Banyu. Dalam proses pembangunan bendungan tersebut terjadi musibah tenggelamnya Syeh Pangeran Gencay di wilayah Blok Labuan Bulan. Berdasarkan hasil musyawarah para tokoh, bendungan sempat dibuka untuk mengevakuasi jenazah beliau agar dapat dimakamkan secara layak. Hingga kini, makam kedua belas tokoh tersebut tersebar di beberapa desa di sekitar kawasan Waduk Darma, termasuk makam Syeh Pangeran Jaga Raksa dan Syeh Pangeran Gencay yang berada di Desa Jagara. Desa Jagara secara resmi berdiri pada 11 Maret 1659 Masehi. Nama "Jagara" diambil dari nama Syeh Jaga Raksa, salah seorang tokoh perintis pembangunan bendungan Waduk Darma. Pada saat diresmikan, Desa Jagara memiliki luas wilayah sekitar 276,213 hektare, dengan jumlah penduduk sekitar 313 jiwa. Kepala Desa pertama adalah Haji Abubakar, yang menjabat pada periode 1659–1712. Pada tahun 1939, pemerintah Kabupaten Kuningan berencana membangun bendungan permanen di Waduk Darma dan memerintahkan masyarakat Desa Jagara untuk direlokasi ke wilayah Sukamandi, Kabupaten Karawang. Namun, masyarakat menolak relokasi tersebut dan memilih tetap menetap di sekitar kawasan Waduk Darma. Akibat penolakan tersebut, Kepala Desa saat itu, Saca Dipura, diberhentikan dari jabatannya, dan Desa Jagara digabungkan ke Desa Kertawirama hingga tahun 1945. Atas aspirasi masyarakat, pada tahun 1946 Pemerintah Kabupaten Kuningan kembali membentuk Pemerintahan Desa Jagara sebagai desa yang berdiri sendiri. Sejak saat itu, Desa Jagara kembali dipimpin oleh kepala desa definitif yang dipilih oleh masyarakat, dan hingga kini terus berkembang menjadi desa yang memiliki potensi di bidang pertanian, perikanan, pariwisata, serta kehidupan sosial budaya yang tetap menjunjung tinggi nilai-nilai gotong royong dan kearifan lokal.

Visi

Mewujudkan Desa Jagara Sebagai Wisata Desa Religi yang Berbasis Ekonomi Kreatif, Bersinergis dan Agamis dengan Menjunjung Tinggi Nilai-Nilai Kearifan Lokal.

Misi

1. Menjaga, meningkatkan serta menjunjung tinggi nilai-nilai religius, etika, moralitas dan mentalitas masyarakat; 2. Meningkatkan sinergitas peranan Lembaga Desa yang handal dan tangguh; 3. Meningkatkan profesionalisme aparatur Pemerintahan Desa serta peran Perangkat Desa dalam pelayanan terhadap masyarakat dengan penuh hati nurani, tanpa pamrih dan nilai-nilai keadilan; 4. Menumbuhkembangkan ekonomi masyarakat dalam berbagai sektor usaha UMKM (perikanan, perdagangan, pertanian, peternakan, home industry dan kerajinan); 5. Mendorong peran pemuda melalui Karang Taruna, baik dalam bidang oahraga, seni, budaya, agama dan sosial masyarakat; 6. Percepatan pelaksanaan tata kelola Desa baik pembangunan infrastruktur maupun pembangunan sarana keagamaan; 7. Terwujudnya cita-cita menuju wisata Desa dengan upaya bersih lingkungan serta sehat masyarakat; 8. Melibatkan peran aktif kader perempuan dalam meningkatkan kesehatan dan pendidikan, menuju Jagara sehat dan pintar bersama Desa Siaga.

Struktur Pemerintahan

• Kepala Desa • Sekretaris Desa • Kepala Urusan Tata Usaha dan Umum • Kepala Urusan Keuangan • Kepala Urusan Perencanaan • Kepala Seksi Pemerintahan • Kepala Seksi Kesejahteraan • Kepala Seksi Pelayanan • Kepala Dusun Manis • Kepala Dusun Pahing • Kepala Dusun Puhun • Staf Pemerintah Desa

Profil PODES

Data potensi desa dari survei BPS

Sarana Pendidikan

Tahun 2026

1
TK
1
SD
0
SMP
0
SMA
1
SMK
0
PT

Sarana Kesehatan

Tahun 2026

0
Puskesmas
3
Posyandu
0
Klinik
0
Apotek
3
Bidan
0
Dokter
5
Perawat
0
Polindes